Sagaranten (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten bersama Tim Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Al-Qur’an Indonesia (PMPAI) menggelar rapat koordinasi sebagai tindak lanjut hasil evaluasi Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi siswa SMP yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sagaranten pada 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) di KUA Kecamatan Sagaranten ini menjadi langkah awal dalam memperkuat Program Relawan Guru Ngaji Masuk Sekolah menuju terwujudnya sekolah bebas buta huruf Al-Qur’an.
Rapat koordinasi membahas hasil evaluasi pelaksanaan tes BTQ sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an peserta didik. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat pendidikan keagamaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia sekolah. Selain itu, program tersebut mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar setiap lulusan SMP/MTs memiliki kemampuan membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Berdasarkan hasil evaluasi, ditemukan bahwa sekitar 53 persen peserta tes masih belum menuntaskan pembelajaran Iqra’ dan belum memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara memadai. Hasil tersebut menjadi perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti melalui pembinaan yang lebih intensif dan terarah.
Kepala KUA Kecamatan Sagaranten, Hasim Munawar, S.H.I., menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi bahan perbaikan bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
“Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi dasar untuk memperbaiki pembinaan yang telah berjalan. Kita memiliki tanggung jawab bersama agar peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik sebagai bekal kehidupan mereka,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, KUA Kecamatan Sagaranten bersama Timnas PMPAI akan bersinergi dengan Penyuluh Agama Islam, guru Pendidikan Agama Islam, guru ngaji, Dewan Kemakmuran Masjid, FKDT, serta berbagai pihak terkait untuk melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan bagi siswa-siswi SMP di wilayah Kecamatan Sagaranten. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya sekolah bebas buta huruf Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius generasi muda.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, KUA Kecamatan Sagaranten menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sukabumi. Program Relawan Guru Ngaji Masuk Sekolah diharapkan menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an serta akhlak yang mulia.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







