Surade (KEMENAG)
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, di Gedung Samudra PGRI Cibuaya, Ujung Genteng. Kegiatan yang diikuti 68 peserta ini bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
Workshop tersebut merupakan pelaksanaan batch kedua setelah kegiatan serupa sukses diselenggarakan pada tahun 2025. Keberlanjutan program ini menjadi wujud komitmen MAN 3 Sukabumi dalam mendukung transformasi pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, sehingga nilai-nilai cinta, keteladanan, dan pembentukan karakter semakin terinternalisasi dalam budaya madrasah.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Henda, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak boleh berhenti pada tataran konsep, tetapi harus diwujudkan dalam praktik pembelajaran dan budaya kerja sehari-hari. Menurutnya, guru memiliki peran penting tidak hanya sebagai penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai teladan yang menanamkan nilai, membangun karakter, serta menghadirkan suasana belajar yang penuh kasih sayang.
“Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai, membangun karakter, serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. Ketika proses pembelajaran dibangun atas dasar cinta, peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar H. Henda.
Ia menambahkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan salah satu ikhtiar Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia, moderasi beragama, toleransi, dan karakter peserta didik. Oleh karena itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut secara konsisten dalam setiap proses pendidikan.
Melalui workshop ini, MAN 3 Sukabumi berharap tercipta ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas, humanis, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kasih sayang. Sinergi seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengantarkan madrasah menjadi ruang tumbuh peserta didik yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kontributor: MAN 3 Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







