Cisaat (KEMENAG)
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat, H. Muslihin, S.Ag., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus secara resmi membuka kegiatan Tes Bacaan Al-Qur’an bagi peserta didik baru SMP Negeri 1 Cisaat pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan membangun karakter peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
Tes bacaan Al-Qur’an tersebut merupakan implementasi Program Relawan Guru Ngaji/Santri Masuk Sekolah Menuju Sekolah Bebas Buta Huruf Al-Qur’an yang diinisiasi oleh Tim Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Al-Qur’an Indonesia (TIMNAS PMPAI). Program ini bertujuan memetakan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik baru sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Dalam amanatnya, H. Muslihin menegaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan bekal penting dalam membentuk karakter, akhlak mulia, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak dini. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa mencintai Al-Qur’an dan menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan. Semoga melalui kegiatan ini lahir generasi yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar H. Muslihin.
Pelaksanaan tes melibatkan para relawan guru ngaji, santri, dan mahasiswa yang bertugas melakukan pemetaan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun program pembinaan baca Al-Qur’an sesuai tingkat kemampuan masing-masing peserta didik.
Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Cisaat, SMP Negeri 1 Cisaat, TIMNAS PMPAI, pondok pesantren, serta para relawan guru ngaji, diharapkan terwujud generasi muda yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Mengakhiri kegiatan, H. Muslihin memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik dengan mengajak mereka untuk terus semangat belajar Al-Qur’an.
“Ngaji itu penting, ngaji itu keren, ngaji itu cerdas. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







