Sukaraja (KEMENAG)
Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam, dan jajaran pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukaraja melaksanakan simulasi penentuan arah kiblat pada Selasa (14/7/2026) di halaman KUA Sukaraja. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448 H yang akan dilaksanakan pada 15–16 Juli 2026.
Simulasi dilakukan dengan mempraktikkan tata cara pengambilan arah kiblat melalui metode Rashdul Kiblat, memanfaatkan fenomena ketika posisi matahari berada tepat di atas Ka’bah. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman dan meningkatkan kesiapan seluruh pegawai KUA sebelum memberikan pendampingan kepada masyarakat.
Selain sebagai sarana pembelajaran, simulasi juga menjadi ajang memperkuat koordinasi internal agar pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di wilayah Kecamatan Sukaraja dapat berjalan tertib, akurat, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Kepala KUA Kecamatan Sukaraja, H. Wawan Wirawan, M.Si., menyampaikan bahwa kesiapan aparatur KUA menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan layanan dan edukasi kepada masyarakat.
“Simulasi ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh pegawai KUA memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam menentukan arah kiblat melalui metode Rashdul Kiblat. Dengan demikian, kami siap memberikan pendampingan kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat berlangsung dengan baik, akurat, dan memberikan manfaat yang luas,” ujar H. Wawan Wirawan.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sukaraja menegaskan komitmennya untuk mendukung suksesnya Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan ibadah.
Kontributor: KUA Sukaraja
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







