Waluran (KEMENAG)
Pengawas Bina Madrasah Aliyah Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Ucu Setiabudi, melaksanakan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Iman di Kampung Neglasari RT 14/05, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Ahad (12/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB tersebut diikuti jamaah dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat.
Dalam kesempatan tersebut, Ucu Setiabudi menyampaikan materi bertajuk “Urgensi Rashdul Kiblat di Era Globalisasi.” Ia menjelaskan bahwa ketepatan arah kiblat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah salat. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami pentingnya melakukan verifikasi arah kiblat secara benar dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, salah satu metode yang mudah, akurat, dan dapat dilakukan secara mandiri adalah melalui fenomena Rashdul Kiblat, yaitu ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga arah kiblat dapat diketahui melalui arah bayangan benda yang berdiri tegak lurus pada waktu tertentu.
Ucu Setiabudi juga mengajak jamaah untuk berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dengan melakukan registrasi akun, mengikuti pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026, serta menyebarluaskan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat. Melalui momentum Rashdul Kiblat, kita memiliki kesempatan untuk memastikan kembali arah kiblat masjid, musala, madrasah, maupun tempat ibadah lainnya secara ilmiah dan mudah dilaksanakan,” ujarnya.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara pelaksanaan Rashdul Kiblat, waktu pengamatan, hingga mekanisme pelaporan hasil pengamatan. Antusiasme jamaah menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya akurasi arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami dan berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai majelis taklim diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendukung terwujudnya pelaksanaan ibadah yang semakin tepat sesuai tuntunan syariat.
Kontributor: Pokjawas
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







