Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus memperluas jangkauan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat melalui berbagai kelompok keagamaan di masyarakat. Kali ini, sosialisasi Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Titik Rashdul Kiblat Tahun 2026 dilaksanakan kepada anggota Grup Rebana Klasik Majelis Taklim (MT) Nurul Huda Cikatulampa, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan edukasi keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan silaturahmi dan pembinaan. Dalam kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat, tujuan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, tata cara registrasi akun, mekanisme pelaksanaan Rashdul Kiblat, hingga proses pelaporan hasil pengamatan.
Agar materi lebih mudah dipahami, sosialisasi dilanjutkan dengan simulasi dan praktik teknis. Para peserta mempraktikkan secara langsung proses registrasi akun, memahami tahapan pengamatan Rashdul Kiblat, serta tata cara penyampaian laporan hasil pengamatan melalui platform Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengatakan bahwa kelompok-kelompok keagamaan memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam gerakan nasional tersebut.
“Indonesia Berkiblat merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat. Melalui silaturahmi dengan Grup Rebana Klasik MT Nurul Huda Cikatulampa, kami berharap informasi ini dapat diteruskan kepada keluarga, jamaah, dan masyarakat sehingga semakin banyak yang ikut berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat Tahun 2026,” ujarnya.
Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para anggota Grup Rebana Klasik mengikuti pemaparan, simulasi, dan praktik teknis dengan antusias. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari tata cara registrasi akun, waktu pelaksanaan Rashdul Kiblat, hingga mekanisme pelaporan hasil pengamatan. Dialog yang terjalin menunjukkan tingginya semangat peserta untuk memahami setiap tahapan pelaksanaan gerakan nasional tersebut.
Ketua MT Nurul Huda Cikatulampa, Dian Fitriani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para anggota.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Ciracap yang telah hadir memberikan sosialisasi sekaligus praktik teknis Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat kepada anggota Grup Rebana Klasik. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami tidak hanya memperoleh penjelasan, tetapi juga memahami secara langsung tata cara pelaksanaannya. Insyaallah kami siap mendukung serta menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, jamaah, dan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara KUA Kecamatan Ciracap dan MT Nurul Huda Cikatulampa, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat diharapkan semakin dikenal dan mendapat dukungan luas dari masyarakat. Kelompok-kelompok keagamaan seperti majelis taklim diharapkan menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam menyebarluaskan informasi serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan ketepatan arah kiblat dan meningkatkan kualitas ibadah umat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







