Gegerbitung (KEMENAG)
Momentum Syahriahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Desa Karangjaya dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat sinergi ulama dan umaro sekaligus menyosialisasikan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Syamsul Falah, Kampung Cibarengkok, RT 07 RW 02, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, pada Selasa (7/7/2026), dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut para ulama dan Ketua DKM se-Desa Karangjaya, aparatur Pemerintah Desa Karangjaya, pengurus harian MUI Desa Karangjaya, Babinsa, serta Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gegerbitung, Hasan Basri, S.Th.I.
Ketua MUI Desa Karangjaya, KH. Solihin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Syahriahan MUI tingkat desa merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis sebagai wadah mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan wawasan keagamaan.
“Syahriahan MUI desa adalah ajang silaturahmi dan meningkatkan keilmuan kita. Melalui kegiatan ini, hubungan antarulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa semakin erat sehingga dapat bersama-sama membina kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gegerbitung, Hasan Basri, S.Th.I., menyampaikan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Ia mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan gerakan nasional tersebut dengan memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 sebagai waktu yang tepat untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun tempat salat lainnya.
“Dengan Syahriahan MUI tingkat desa ini, kita perkuat sinergitas ulama dan umaro dalam menjalin silaturahmi sekaligus bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar informasi ini dapat menjangkau masyarakat secara luas,” tutur Hasan Basri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara ulama, umaro, dan Kementerian Agama semakin kuat dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat. Sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat yang dilakukan melalui forum Syahriahan MUI juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memastikan ketepatan arah kiblat, sehingga pelaksanaan ibadah semakin mantap dan sesuai tuntunan syariat.
Kontributor: KUA Gegerbitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







