Ciracap (KEMENAG)
Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap dalam menyukseskan program Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat terus diwujudkan melalui berbagai aksi tindak lanjut. Salah satunya dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap, Rini Ridiswati, yang menyosialisasikan gerakan nasional tersebut pada kegiatan Majelis Taklim Muallimat (MTM) Desa Ujunggenteng, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri para ketua, sekretaris, dan bendahara MTM desa se-Kecamatan Ciracap, serta jajaran Pengurus MTM Kecamatan Ciracap ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Indonesia Berkiblat yang sebelumnya diselenggarakan KUA Kecamatan Ciracap. Melalui forum tersebut, KUA memanfaatkan peran strategis Majelis Taklim Muallimat sebagai mitra dalam menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat kepada masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Rini Ridiswati menjelaskan bahwa Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat merupakan gerakan bersama yang diinisiasi Kementerian Agama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memastikan arah kiblat di rumah, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya. Gerakan ini memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham, yaitu ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan menunjukkan arah kiblat secara akurat.
Rini mengajak seluruh pengurus MTM memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat yang akan terjadi pada Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026, pukul 16.27 WIB (17.27 WITA), sebagai waktu yang tepat untuk melakukan pengecekan arah kiblat. Ia juga mengingatkan agar pengamatan dilakukan menggunakan benda yang benar-benar tegak lurus, ditempatkan pada permukaan yang datar, mengacu pada waktu yang akurat sesuai standar BMKG, serta dilakukan tepat pada saat fenomena berlangsung.
“Majelis Taklim memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Mari kita bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat dengan mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham untuk memastikan ketepatan arah kiblat di rumah, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya,” ujar Rini.
Pada kesempatan tersebut, Rini juga mengimbau seluruh pengurus MTM agar segera melakukan registrasi akun melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev paling lambat 10 Juli 2026. Menurutnya, para pengurus MTM diharapkan menjadi pelopor di desa masing-masing dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mengajak mereka berpartisipasi aktif dalam Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, KUA Kecamatan Ciracap berharap informasi mengenai Indonesia Berkiblat semakin luas diterima masyarakat. Sinergi antara KUA, penyuluh agama, Majelis Taklim Muallimat, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong meningkatnya kesadaran akan pentingnya akurasi arah kiblat serta menyukseskan Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat sebagai bagian dari penguatan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi umat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







