Sukalarang (KEMENAG)
Terpilihnya Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukalarang, Ust. Dasep Sugandi, Lc., M.A., sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Jabbar Cimangkok periode 2026–2031 menjadi momentum strategis dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan Islam, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid Al-Jabbar Cimangkok memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan di Kecamatan Sukalarang. Selain menjadi tempat penyelenggaraan ibadah, masjid ini juga aktif menyelenggarakan kegiatan pembinaan keagamaan, pendidikan Islam, serta pernah menjadi Posko Masjid Ramah Pemudik yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dan para musafir.
Kepercayaan yang diberikan kepada seorang Penyuluh Agama Islam untuk memimpin DKM dinilai menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran masjid. Sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat, penyuluh agama memiliki pengalaman dalam pembinaan umat, pendampingan masyarakat, serta penguatan moderasi beragama yang menjadi modal penting dalam mengembangkan tata kelola masjid secara profesional.
Melalui kepemimpinan baru tersebut, Masjid Al-Jabbar diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi idarah (pengelolaan administrasi), imarah (memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah, dakwah, pendidikan, dan sosial), serta riayah (pemeliharaan sarana dan prasarana) secara seimbang dan berkelanjutan. Dengan tata kelola yang baik, masjid diharapkan menjadi pusat peradaban umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Sukalarang, H. Jamaludin, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat luas dan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah mahdhah semata.
“Masjid harus mampu menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, musyawarah, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran penyuluh agama sebagai Ketua DKM diharapkan semakin memperkuat sinergi antara KUA, pemerintah, dan masyarakat dalam memakmurkan masjid,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan DKM yang didukung kompetensi penyuluhan akan mempermudah pelaksanaan program-program pembinaan keagamaan yang lebih terarah, termasuk penguatan keluarga sakinah, pembinaan generasi muda, pemberdayaan majelis taklim, hingga pengembangan dakwah yang moderat dan inklusif.
Kepercayaan masyarakat kepada Ust. Dasep Sugandi juga tidak terlepas dari rekam jejaknya sebagai Penyuluh Agama Islam yang aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan. Konsistensinya dalam memberikan penyuluhan, membangun komunikasi dengan jamaah, serta berkolaborasi dengan tokoh agama dan pemerintah telah menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kapasitas kepemimpinannya.
Di bawah kepemimpinan yang baru, Masjid Al-Jabbar Cimangkok diharapkan semakin berkembang sebagai pusat ibadah yang makmur, pusat pendidikan Islam yang mencerahkan, serta ruang pemberdayaan masyarakat yang mampu menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Sinergi antara KUA Sukalarang, pengurus DKM, pemerintah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan masjid yang profesional, mandiri, dan berdampak bagi kehidupan sosial keagamaan di Kabupaten Sukabumi.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







