Kadudampit (KEMENAG)
Sebanyak 75 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, dan SMP mengikuti pembelajaran hari pertama Training of Trainers (TOT) Peningkatan Kemampuan Metodologi Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Ulumul Qur’an yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi di di Lembaga Pendidikan Darusyfa Al Fitroh (YASPIDA), Kecamatan Kadudampit, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan diawali dengan pembukaan, penyampaian kebijakan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kemudian dilanjutkan dengan tes kemampuan awal oleh Tim Generasi Qurani untuk memetakan kompetensi peserta sebagai dasar pelaksanaan pelatihan.
Pada sesi pembelajaran, peserta memperoleh materi Metode Qiraah yang disampaikan oleh Ust. Ade Miftah, S.Ag., M.M. Materi tersebut menitikberatkan pada penguasaan metodologi pembelajaran membaca Al-Qur’an yang sistematis, praktis, dan mudah diterapkan oleh guru di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, peserta juga dibekali strategi pembelajaran agar proses belajar menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan peserta didik.
Dalam pemaparannya, Ust. Ade Miftah menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh kemampuan guru dalam membaca secara benar, tetapi juga oleh kemampuannya memilih metode yang tepat sehingga peserta didik dapat belajar secara bertahap, mudah dipahami, dan tumbuh kecintaannya terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Materi berikutnya disampaikan oleh KH. Cep Badar Aliyudin, Lc. mengenai Ilmu Tajwid yang mengulas makharijul huruf, sifat-sifat huruf, serta hukum bacaan Al-Qur’an sebagai fondasi membaca Al-Qur’an secara tartil. Selanjutnya, KH. Dr. Rahmat Soji, Lc., M.A. memberikan materi Ulumul Qur’an untuk memperkuat wawasan peserta mengenai ilmu-ilmu Al-Qur’an sebagai bekal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Usai istirahat siang, peserta dibagi ke dalam dua kelompok pembelajaran, yaitu Kelas A dan Kelas B. Pola ini diterapkan agar proses pelatihan berlangsung lebih efektif dengan jumlah peserta yang lebih proporsional, sehingga interaksi antara narasumber dan peserta dapat berjalan lebih intensif melalui diskusi, praktik, dan pendalaman materi.
Di Kelas A, peserta mengikuti materi Ulumul Qur’an bersama KH. Dr. Rahmat Soji, Lc., M.A., kemudian dilanjutkan dengan Metode Qiraah bersama Ust. Ade Miftah, S.Ag., M.M. Sementara itu, peserta Kelas B terlebih dahulu mengikuti pendalaman Metode Qiraah, kemudian melanjutkan pembelajaran Ilmu Tajwid bersama KH. Cep Badar Aliyudin, Lc.
Pelaksanaan hari pertama TOT BTQ berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti diskusi, praktik membaca Al-Qur’an, serta berbagi pengalaman pembelajaran di sekolah masing-masing. Melalui pelatihan ini, guru PAI diharapkan semakin profesional dalam mengajarkan Baca Tulis Al-Qur’an, sekaligus menjadi penggerak peningkatan literasi Al-Qur’an di satuan pendidikan dan wilayah binaannya masing-masing.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







