Cikembar (KEMENAG)
Pemerintah Kecamatan Cikembar bersama unsur ulama, umara, dan masyarakat menggelar Puncak Gebyar Muharram 1448 H yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas tingkat Kecamatan Cikembar. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cikembar, Rabu (24/6/2026).
Mengusung tema “Gebyar Muharram 1448 H Membangun Sinergitas Ulama, Umaro dan Umat Cikembar Mubarokah Menuju Mardhotillah”. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua MUI Kecamatan Cikembar KH. Abdurohman, Kepala KUA Kecamatan Cikembar, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lembaga keagamaan, serta masyarakat Kecamatan Cikembar.
Pada puncak acara, panitia menyalurkan santunan kepada 176 penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim dan penyandang disabilitas dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Cikembar. Santunan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya perhatian terhadap kaum dhuafa dan kelompok rentan.
Kepala KUA Kecamatan Cikembar, H. Nandang Supriatna, menyampaikan bahwa Muharram merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Muharram adalah bulan yang mengajarkan umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memperbanyak kepedulian kepada sesama. Santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas ini menjadi bentuk nyata kehadiran kita dalam berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Muharram harus mampu mendorong lahirnya gerakan sosial yang berkelanjutan, tidak hanya dilaksanakan pada momentum tertentu, tetapi menjadi bagian dari budaya masyarakat.
“Sinergi antara ulama, umara, dan umat yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan kekuatan besar untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, peduli, dan saling mendukung. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Cikembar,” tambah H. Nandang.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan, doa bersama, dan berbagai rangkaian acara yang semakin menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Melalui Gebyar Muharram 1448 H, masyarakat Kecamatan Cikembar menunjukkan komitmen untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan yang lebih harmonis. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Kontributor: KUA Cikembar
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







