Bandung (KEMENAG)
Pondok Modern Assalam Putri kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat melalui ajang Pasanggiri Biantara Mieling Poe Ngadegna Tatar Sunda 2026 yang digelar pada Rabu (13/5/2026) di Aula Graha Pustaloka, Gedung Dispusipda Jawa Barat. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, para santriwati Assalam berhasil meraih sejumlah penghargaan pada berbagai kategori bahasa, mulai dari Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, hingga Bahasa Arab.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh DP3AKB Provinsi Jawa Barat ini merupakan bentuk komitmen dalam pemenuhan hak partisipasi anak sekaligus upaya pembangunan manusia yang inklusif menuju visi Indonesia Emas 2045. Pasanggiri Biantara atau lomba pidato ini digelar dalam rangka memperingati hari jadi Tatar Sunda sebagai sarana memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah melalui pendekatan bahasa.
Tidak hanya menitikberatkan pada pelestarian Bahasa Sunda, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk memiliki kompetensi global melalui penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab agar mampu membawa nilai-nilai kearifan lokal ke tingkat internasional. Peserta kegiatan merupakan grand finalis terbaik dari berbagai sekolah di Jawa Barat, mulai dari kategori inklusi, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/sederajat.
Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, MTs dan MA Pondok Modern Assalam turut berpartisipasi dengan mendelegasikan santriwati terbaik melalui proses seleksi daring yang sangat ketat. Pondok Modern Assalam Putri yang mengusung moto “Bibit unggul, tahan hama, cepet waktu, seueur hasil, raos didahar, mahal dijual” terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang berprestasi di bidang akademik, bahasa, serta pelestarian budaya daerah.
Pembimbing lomba santriwati, Ustadzah Alicia Nurul Hidayat, B.Sc., menyampaikan bahwa keikutsertaan para santriwati dalam ajang tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pesantren dalam membangun generasi yang berdaya saing luas.
“Keikutsertaan santriwati dalam ajang ini menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkiprah dalam bidang bahasa, budaya, dan kompetensi global,” ujarnya.
Dari total sekitar 1.381.000 pendaftar se-Jawa Barat, terseleksi 76 peserta terbaik atau Top 10 di setiap kategori, kemudian kembali dikerucutkan menjadi 24 grand finalis terbaik (Top 3) yang tampil langsung di Aula Graha Pustaloka. Alhamdulillah, empat dari tujuh santriwati delegasi Pondok Modern Assalam Putri berhasil melaju hingga tahap grand finalis dan meraih prestasi membanggakan.
Adapun penghargaan yang berhasil diraih oleh santriwati Pondok Modern Assalam Putri di antaranya:
- Piala Gubernur diraih oleh Asma Dewi Hamidah pada kategori Bahasa Inggris tingkat SMA/MA/SMK/sederajat.
- Juara 2 diraih oleh Ghaniya Hasna Maulidania pada kategori Bahasa Inggris tingkat SMA/MA/SMK/sederajat.
- Juara 2 juga diraih oleh Terry Qurrota Ayuni pada kategori Bahasa Arab tingkat SMP/MTs/MA/SMA/SMK/sederajat.
- Juara 3 diraih oleh Zulfa Nailul Hisna pada kategori Bahasa Sunda tingkat MTs/SMP/sederajat.
Acara puncak tersebut turut dihadiri oleh Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, unsur pemerintahan, akademisi, mitra kolaborator, tokoh pendidikan, tokoh sosial, serta dewan juri yang terdiri dari pakar bahasa dan perwakilan instansi terkait.
Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, serta semangat santriwati MTs Assalam Darul Faizah dan MA Assalam Darul Faizah dalam mengembangkan kemampuan bahasa sekaligus melestarikan budaya daerah di tengah tantangan globalisasi. Diharapkan capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik pesantren serta budaya Sunda ke tingkat yang lebih luas.
Kontributor: Assalam
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







