Cikidang (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Cikidang, Mamun, S.Ag., menyampaikan materi tentang peran santri dalam kehidupan bangsa Indonesia pada pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) tingkat Kecamatan Cikidang, Senin (19/10/2026).
Materi tersebut mengajak peserta memahami bahwa kontribusi santri tidak hanya terbatas pada pembelajaran agama di pesantren, tetapi juga mencakup peran dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Santri diharapkan mampu menjadi teladan melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta menjaga kerukunan dan persatuan. Bekal ilmu agama dan akhlak mulia juga penting untuk menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
Dalam penyampaiannya, Mamun menekankan bahwa santri memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Santri tidak hanya dituntut memahami ilmu agama, tetapi juga perlu menunjukkan akhlak yang baik, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa,” ujarnya.
Pengajian MTA menjadi sarana pembinaan untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai hubungan antara nilai-nilai Islam dan tanggung jawab kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Cikidang terus mendorong pembinaan yang dapat membantu masyarakat mengamalkan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat kerukunan dan persatuan.
📝 Kontributor: KUA Cikidang
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
KUA Cicantayan Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Halal Bersama SPPG
Cicantayan (KEMENAG) Kantor Urusan Agama (KUA) Cicantayan memperkuat koordinasi dengan jajaran SPPG Sukabumi wilayah Cicantayan untuk mendukung percepatan sertifikasi halal...







