Parakansalak (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Parakansalak memfasilitasi kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BIMLUH) di Majelis Taklim Al-Ikhlas, Kampung Bojonglongok, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan menghadirkan Shofiyulloh sebagai pemateri dengan tema “Merawat Persaudaraan Sesama Muslim sebagai Awal Kerukunan”. Materi tersebut mengajak jemaah menjaga hubungan persaudaraan, menghormati perbedaan, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Dalam penyampaiannya, Shofiyulloh menekankan bahwa persaudaraan perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti saling menghormati, membantu sesama, menghindari prasangka buruk, serta menyelesaikan perselisihan dengan cara yang baik.
Ia juga mengajak jemaah menerapkan tujuh langkah untuk merawat persaudaraan, yaitu menyadari bahwa sesama Muslim adalah saudara, menghindari perilaku yang merusak hubungan, menghargai perbedaan, saling menolong, memulai kerukunan dari lingkungan terdekat, berdamai ketika terjadi perselisihan, serta menjadikan persaudaraan sebagai landasan kerukunan.
“Kerukunan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kita bisa memulainya dengan menjaga lisan, menghormati perbedaan, membantu sesama, dan menghindari hal-hal yang dapat merusak persaudaraan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi keluarga besar Penyuluh Agama Islam KUA Parakansalak untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026 dengan tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”.
BIMLUH ini difasilitasi oleh Shofiyulloh, Yaya Marliah, Bubun Mahmudin, dan Indra Abdul Aziiz. Melalui kegiatan tersebut, KUA Parakansalak berupaya memperkuat fungsi majelis taklim sebagai ruang pembelajaran agama, pembinaan akhlak, dan penguatan kepedulian sosial.
📝 Kontributor: KUA Parakansalak ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







