Kadudampit (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kadudampit, H. Kusnadi, mengajak jemaah Majelis Taklim Ma’dum Syarfin untuk senantiasa menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kuliah Subuh pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Dalam penyampaian materinya, H. Kusnadi menekankan bahwa menjaga lisan merupakan bagian penting dari akhlak seorang muslim. Perkataan yang disampaikan seseorang dapat memengaruhi perasaan orang lain dan hubungan sosial di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Menjaga lisan merupakan bagian penting dari akhlak seorang muslim. Karena itu, setiap perkataan hendaknya dipikirkan terlebih dahulu agar tidak menyakiti orang lain atau menimbulkan perselisihan. Biasakan menyampaikan perkataan yang baik dan hindari ucapan yang dapat merugikan sesama,” ungkap H. Kusnadi.
Ia juga mengajak jemaah menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berkomunikasi, termasuk dengan menjaga tutur kata, menghindari prasangka, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Melalui kegiatan Kuliah Subuh ini, KUA Kadudampit terus mendorong pembinaan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penguatan akhlak dalam bertutur diharapkan dapat mendukung terciptanya hubungan sosial yang harmonis dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
📝 Kontributor: KUA Kadudampit
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







