Kadudampit (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kadudampit, H. Kusnadi, rutin membina anak-anak didiknya di TKQ/TPQ Darul Mukhlisin pada sore hari hingga selepas Magrib. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter anak agar nilai-nilai yang dipelajari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada Rabu, 14 Oktober 2026, pembinaan tersebut mengangkat pendekatan bertajuk “Empat Jurus Mencetak Generasi Cinta Qur’an”. Materi disampaikan melalui pengenalan Al-Qur’an, keteladanan akhlak Rasulullah, pembiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, serta ajakan menjaga diri dari perilaku yang bertentangan dengan nilai agama.
Langkah pertama dimulai dengan mengenalkan kandungan Surah Al-‘Alaq ayat 1–5, yang memuat perintah membaca dan pentingnya belajar. Anak-anak diajak memahami bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat ditumbuhkan melalui kebiasaan sederhana, seperti membaca ayat setiap hari dan terus belajar secara bertahap.
Langkah kedua menekankan keteladanan empat sifat Rasulullah, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Nilai-nilai tersebut diperkenalkan sebagai pedoman untuk membangun kejujuran, tanggung jawab, semangat berbagi ilmu, serta kecerdasan dalam memahami pelajaran.
Selanjutnya, H. Kusnadi mengenalkan gerakan “5M Qurani”, yaitu membaca, memahami, menghafal, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur’an kepada keluarga. Pendekatan ini diharapkan membuat pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga mendorong penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian.
Pembinaan ditutup dengan deklarasi Generasi Cinta Al-Qur’an. Anak-anak diajak berkomitmen menjaga diri, menjauhi narkoba, serta menghindari pergaulan dan perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama.
H. Kusnadi menyampaikan bahwa pembinaan Al-Qur’an perlu dilakukan secara berkelanjutan, disertai keteladanan dan pendampingan yang sesuai dengan usia anak.
“Menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan mengajarkan cara membacanya. Anak-anak juga perlu dibimbing untuk memahami pesan-pesannya, membiasakan diri mengamalkannya, dan menunjukkan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Semoga pembinaan ini menjadi bekal bagi mereka untuk tumbuh sebagai generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Melalui pembinaan rutin di TKQ/TPQ Darul Mukhlisin, KUA Kadudampit berupaya memperkuat pendidikan keagamaan sejak dini. Ikhtiar ini diharapkan turut membentuk generasi yang berakhlak baik, mencintai Al-Qur’an, dan mampu membawa nilai-nilai kebaikan ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.
📝 Kontributor: KUA Kadudampit
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







