Cicantayan (KEMENAG)
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicantayan, Yudi Haryadi, S.Ag., M.Si., memberikan pembinaan kepada jajaran ASN KUA Cicantayan pada Senin, 12 Oktober 2026. Pembinaan tersebut menyoroti pentingnya penguatan etos kerja, integritas, dan tanggung jawab aparatur dalam menghadapi tantangan birokrasi modern, termasuk fenomena quiet quitting yang menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam arahannya, Yudi menyampaikan bahwa kelelahan, beban kerja, dan kekhawatiran terhadap risiko hukum merupakan persoalan yang perlu diperhatikan dalam lingkungan kerja. Namun, kondisi tersebut perlu disikapi melalui komunikasi yang sehat, pembagian beban kerja yang proporsional, serta penguatan budaya kerja yang tetap mengedepankan tanggung jawab dan kualitas pelayanan.
Ia mengingatkan bahwa bekerja sebagai ASN Kementerian Agama bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, meluruskan niat, menjaga keikhlasan, dan melaksanakan amanah secara profesional perlu menjadi landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap pegawai perlu bekerja sesuai prosedur operasional standar, menjunjung tinggi kejujuran dan transparansi, serta memahami tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. Baik penghulu, penyuluh agama Islam, maupun pegawai lainnya memiliki peran penting yang saling melengkapi dalam menghadirkan pelayanan terbaik.
Yudi juga menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang sehat melalui komunikasi terbuka, penghargaan terhadap kinerja, dan kepedulian terhadap kondisi pegawai. Pegawai perlu memiliki ruang untuk menyampaikan kendala yang dihadapi agar persoalan pekerjaan dapat dicarikan solusi bersama tanpa mengabaikan tanggung jawab pelayanan.
“Quiet quitting itu bukan malas, tetapi bisa menjadi tanda bahwa kita perlu jeda untuk memaknai kembali pekerjaan kita. Mari kita ubah lelah menjadi lillah. Jika kerja kita diniatkan untuk Allah dan untuk masyarakat, jangan sampai kita kehilangan semangat untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Yudi Haryadi.
Melalui pembinaan ini, KUA Cicantayan mendorong seluruh ASN untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan diri, integritas, dan tanggung jawab profesional. Semangat kerja ikhlas, tuntas, dan berkualitas diharapkan dapat memperkuat komitmen KUA dalam memberikan pelayanan yang prima serta mewujudkan Kemenag Berdampak yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
📝 Kontributor: KUA Cicantayan ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







