Warungkiara (KEMENAG)
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Pondok Pesantren Alwasilah Lilhasanah, Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menggelar seminar kesehatan pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Dari Hati yang Sehat, Lahir Generasi yang Hebat: Kenali Dirimu, Rawat Mentalmu, Kuatkan Imanmu” dan diikuti dengan antusias oleh peserta di lingkungan pesantren.
Seminar tersebut menghadirkan Lia Barah Juariah, S.ST., MM., selaku Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak Kabupaten Sukabumi, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, khususnya bagi santri dan generasi muda di tengah berbagai tantangan kehidupan pada era digital.
Dalam pemaparannya, Lia menjelaskan bahwa kesehatan mental perlu mendapat perhatian yang sama dengan kesehatan fisik. Menurutnya, generasi yang kuat tidak hanya ditopang oleh kemampuan intelektual, tetapi juga kesehatan jiwa, kestabilan emosi, kemampuan mengenali diri, serta fondasi iman yang kuat.
“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Generasi yang hebat tidak hanya lahir dari ketangguhan intelektual, tetapi juga dari jiwa yang sehat dan kestabilan emosi. Dengan mengenali diri sendiri, merawat kesehatan mental, serta menguatkan fondasi iman, kita dapat membentengi diri dari berbagai ancaman depresi maupun perundungan di lingkungan sekitar,” ungkap Lia saat menyampaikan materi.
Mudiroh Pondok Pesantren Alwasilah Lilhasanah, Hj. Iis Suryati, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ilmu serta wawasan yang diberikan kepada para santri. Sebagai bentuk penghargaan, pihak pesantren menyerahkan piagam penghargaan kepada narasumber.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas materi yang sangat bermanfaat dari Ibu Lia Barah Juariah. Melalui seminar ini, kami berharap para santri tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan akademik semata, tetapi juga memahami bagaimana menjaga kesehatan mental mereka. Lingkungan pesantren kami terus berkomitmen untuk mewujudkan suasana belajar yang sehat, ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Hj. Iis.
Melalui kegiatan ini, pesantren berharap para santri dan tenaga pendidik semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun hubungan sosial yang positif, serta memperkuat keimanan dalam menghadapi berbagai tantangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang santri secara utuh, baik dari sisi spiritual, intelektual, maupun emosional.
👤 Kontributor: Ponpes Alwasilah Lilhasanah 📝 Editor: Dindin M 📷 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







