Cisaat (KEMENAG)
Lembaga Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Kampung Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, memadukan pembelajaran hafalan Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan umum dan sains. Pola pendidikan terpadu ini dikembangkan untuk membekali santri dengan kemampuan keagamaan sekaligus pengetahuan yang mendukung perkembangan akademik pada Kamis (8/10/2026).
Melalui pendekatan tersebut, santri tidak hanya diarahkan untuk memperkuat hafalan Al-Qur’an, tetapi juga didorong mengembangkan kemampuan berpikir dan memahami ilmu pengetahuan. Keduanya menjadi bagian dari proses pendidikan untuk membentuk generasi Qur’ani yang memiliki wawasan luas.
Pimpinan Tahfidz Fathiyyah Zahra, KH. Iim Abdul Karim, M.Si., menilai keseimbangan antara pendidikan agama dan ilmu pengetahuan penting untuk mempersiapkan santri menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Pembelajaran dilaksanakan melalui sejumlah program, di antaranya tahfidz reguler, tahfidz akhir pekan, bimbingan baca, tulis, hitung (calistung), serta pendampingan matematika. Program-program tersebut disusun untuk mendukung perkembangan kemampuan santri sesuai kebutuhan belajar mereka.
Melalui pendidikan terpadu ini, Lembaga Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim berupaya mendukung terbentuknya generasi yang mencintai Al-Qur’an, memiliki pengetahuan yang memadai, serta menjunjung tinggi akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
👤 Kontributor: Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim 📝 Editor: Dindin M 📷 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







