Cisolok (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cisolok, Euis Halimah, melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Al-Hikmah, Kampung Citespong RT 01/RW 03, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Senin (5/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Euis Halimah menyampaikan materi tentang 10 tanda kerasnya hati. Materi tersebut mengajak jamaah melakukan introspeksi terhadap sikap dan perilaku sehari-hari yang dapat menjadi tanda berkurangnya kepekaan hati terhadap nilai-nilai keagamaan.
Euis menjelaskan bahwa hati memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku seseorang. Karena itu, setiap Muslim perlu menjaga kebersihan hati melalui peningkatan ibadah, memperbanyak mengingat Allah Swt., serta membiasakan diri melakukan kebaikan dan menjauhi perbuatan yang dapat merusak hati.
“Materi tentang kerasnya hati ini bukan untuk menilai orang lain, tetapi menjadi bahan introspeksi bagi diri kita masing-masing. Kita perlu melihat ke dalam diri, apakah hati kita masih mudah menerima nasihat, tergerak untuk berbuat baik, dan dekat dengan Allah Swt.,” ujar Euis.
Ia mengajak jamaah menjadikan kegiatan majelis taklim sebagai ruang untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Menurutnya, ilmu agama akan lebih bermakna apabila diikuti dengan upaya menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana keagamaan dan menjadi ruang bagi jamaah untuk memperkuat pemahaman sekaligus melakukan refleksi diri. Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Cisolok terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bimluh di Majelis Taklim Al-Hikmah menjadi bagian dari peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi keagamaan serta mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kehidupan spiritual.
Kontributor: KUA Cisolok
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







