Tegalbuleud (KEMENAG)
Masjid Jami Al-Barokah Komplek Kampus Terpadu Yayasan Pendidikan Islam Gunung Jati Sukabumi (YPI GJS), Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi ruang pelaksanaan kegiatan pembinaan keagamaan melalui Pengajian Bina Iman dan Takwa bulan kedua, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Buku Tabungan Haji/Umrah tahap kedua serta peluncuran Program Jumat Janari–Awal Dhuha.
Program Jumat Janari–Awal Dhuha dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus hingga 18 Desember 2026. Kegiatan terbuka bagi masyarakat tersebut dimulai sejak pukul 04.00 WIB dengan rangkaian Tahiyyatul Masjid, Salat Witir, tilawah Al-Qur’an, Salat Qabliyah Subuh, Salat Subuh berjamaah, Kuliah Subuh, penyerahan buku tabungan, Salat Dhuha, hingga sarapan bersama.
Ketua Dewan Pembina YPI Gunung Jati Sukabumi, Badrudin, M.Ag., dalam Kuliah Subuh menyampaikan bahwa Masjid Jami Al-Barokah memiliki keterkaitan dengan perjalanan pengembangan lembaga pendidikan Islam di lingkungan YPI Gunung Jati Sukabumi. Menurutnya, sejumlah gagasan pengembangan lembaga bermula dari musyawarah yang dilaksanakan di masjid sebelum 19 Maret 2002.
“Karena lahir dari masjid, maka semua civitas wajib memuliakan masjid dengan salat di dalamnya. Allah memberikan banyak nikmat, maka salat dan berkorban hendaknya dilakukan karena Allah. Siapa yang bersyukur, Allah akan melipatgandakan nikmatnya,” ujar Badrudin.
Dari perjalanan tersebut berkembang sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan, di antaranya SMP-SMA Terpadu dengan Pesantren Al-Barokah dan TK Al-Fiyyah, serta pendampingan terhadap MDTA dan Majelis Taklim Al-Barokah. Keberadaan masjid menjadi bagian dari lingkungan pendidikan sekaligus ruang ibadah, pembinaan, dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Buku Tabungan Haji/Umrah tahap kedua kepada jamaah. Program tersebut menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun kebiasaan menabung secara rutin sebagai persiapan melaksanakan ibadah Haji atau Umrah.
Panitia mengimbau jamaah yang telah menerima buku tabungan agar melakukan pengisian secara rutin dengan mengalokasikan sebagian hasil usaha setelah menunaikan kewajiban zakat. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi ikhtiar bersama dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah sekaligus menumbuhkan semangat untuk memenuhi panggilan ke Tanah Suci.
Kegiatan Jumat Janari–Awal Dhuha juga menunjukkan pemanfaatan masjid sebagai ruang pembinaan keagamaan yang menghubungkan ibadah, penguatan iman dan takwa, silaturahmi, serta pembiasaan kegiatan positif di tengah masyarakat. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara rutin diharapkan dapat menjaga keberlangsungan aktivitas keagamaan di lingkungan Masjid Jami Al-Barokah.
Melalui kegiatan tersebut, lingkungan YPI Gunung Jati Sukabumi terus menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan keagamaan. Kehadiran program keagamaan yang terbuka bagi masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat masyarakat dalam menjalankan kehidupan beragama.
Kontributor: YPI Gunung Jati
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







