Nagrak (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nagrak menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah Irsyadul Muta’alimin, Kampung Gudang, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman tentang kesiapan diri, kesehatan remaja, serta pentingnya merencanakan masa depan secara bertanggung jawab.
BRUS menghadirkan dua pemateri, yakni Kepala KUA Kecamatan Nagrak, H. Usep Saepullah Ruhiyat, S.Ag., M.H., dan Penyuluh Agama Islam, H. Budi Gunawan, S.Ag., M.M. Materi disampaikan untuk memperkuat wawasan siswa dalam menghadapi masa remaja sekaligus membantu mereka mengenali berbagai risiko sosial yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan masa depan.
Pada sesi pertama, H. Usep Saepullah Ruhiyat menyampaikan materi pencegahan pernikahan usia dini. Ia menjelaskan pentingnya kesiapan usia, mental, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga, dengan memperhatikan ketentuan hukum serta dampak sosial dan kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh perkawinan pada usia yang belum matang.
Ia juga mengingatkan para siswa agar memprioritaskan pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan merencanakan masa depan dengan baik. Pemahaman mengenai batas usia minimal perkawinan menurut peraturan perundang-undangan turut menjadi bagian dari edukasi agar remaja mengenali ketentuan hukum dan perlindungan yang berlaku.
Materi berikutnya disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, H. Budi Gunawan, dengan tema “Remaja yang Sehat”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kesehatan remaja tidak hanya mencakup kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental, spiritual, dan sosial. Para siswa diajak membangun konsep diri yang positif, mengenali potensi serta kelebihan diri, dan mengembangkan rasa percaya diri.
H. Budi Gunawan juga menekankan pentingnya kecakapan mengambil keputusan secara bijak, terutama ketika menghadapi tekanan dari lingkungan pergaulan. Remaja didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan produktif, mengembangkan keterampilan hidup, serta menjauhi perilaku berisiko seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang tidak sehat.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Nagrak menghadirkan edukasi keagamaan dan pembinaan remaja yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan kecakapan hidup. Sinergi Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
KUA Nagrak berharap pembekalan ini dapat membantu para siswa MA Irsyadul Muta’alimin tumbuh menjadi remaja yang sehat jasmani dan rohani, berkarakter Islami, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.
Kontributor: KUA Nagrak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







