Ciracap (KEMENAG)
Pernikahan menjadi awal bagi pasangan untuk membangun kehidupan bersama sekaligus membentuk kebiasaan dalam keluarga. Melalui Program Pengantin Peduli Lingkungan (PEPELING), KUA Ciracap mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan kepada calon pengantin sebagai bagian dari pembekalan kehidupan berkeluarga, Senin (21/9/2026).
Salah satu bentuk kepedulian yang dikenalkan adalah menanam dan merawat pohon. Calon pengantin diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di sekitar rumah dan tempat tinggal.
Dalam perspektif ekoteologi, menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kebiasaan sehari-hari, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah, serta menggunakan air secara bijak.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan bahwa PEPELING menjadi salah satu cara untuk mengenalkan kepedulian lingkungan kepada calon pengantin. “Kita mengajak calon pengantin memulai dari hal sederhana, salah satunya menanam dan merawat pohon. Harapannya, kepedulian seperti ini dapat menjadi bagian dari kebiasaan dalam keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan menanam, tetapi perlu dilanjutkan dengan perawatan dan kebiasaan menjaga lingkungan secara konsisten. Dari hal sederhana tersebut, keluarga dapat membangun kesadaran bersama untuk merawat lingkungan di sekitar tempat tinggal.
Melalui PEPELING, KUA Ciracap memadukan pembekalan kehidupan berkeluarga dengan pengenalan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Menanam, merawat, dan menjaga alam menjadi kebiasaan sederhana yang dapat tumbuh bersama dalam kehidupan keluarga.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







