Cibadak (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibadak, Apud Saepudin, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Latif, Kampung Tugu RT 01 RW 10, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut membahas manajemen keuangan keluarga sebagai salah satu upaya menjaga keharmonisan dan mencegah konflik rumah tangga.
Dalam penyuluhan tersebut, Apud Saepudin menjelaskan bahwa persoalan keuangan dapat menjadi salah satu hal yang perlu dikelola secara bijak dalam kehidupan keluarga. Karena itu, pasangan suami istri perlu membangun komunikasi dan kesepakatan dalam mengatur pendapatan maupun pengeluaran rumah tangga.
Menurut Apud, pengelolaan keuangan keluarga bukan semata-mata tentang jumlah pendapatan, tetapi juga menyangkut kemampuan menentukan prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan penghasilan secara bertanggung jawab.
“Keuangan keluarga perlu dikelola dengan keterbukaan dan kesepakatan bersama. Suami dan istri harus saling memahami kondisi keuangan keluarga, menentukan kebutuhan yang menjadi prioritas, dan membicarakan setiap keputusan keuangan dengan baik. Dengan komunikasi yang terbuka, persoalan keuangan dapat dikelola tanpa menjadi sumber konflik dalam rumah tangga,” ujar Apud Saepudin.
Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan perencanaan keuangan, termasuk menyisihkan pendapatan untuk kebutuhan mendesak dan masa depan keluarga. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu keluarga lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Selain aspek pengelolaan keuangan, Bimluh juga menekankan pentingnya sikap saling percaya, keterbukaan, dan tanggung jawab antara suami dan istri. Ketiga hal tersebut diperlukan agar persoalan rumah tangga dapat dibicarakan secara bersama-sama dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
Apud Saepudin menyampaikan bahwa Bimluh merupakan bagian dari tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Materi penyuluhan disesuaikan dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan jamaah, termasuk penguatan ketahanan dan keharmonisan keluarga.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah MT Nurul Latif diharapkan dapat menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih terencana serta membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga. Pengelolaan keuangan yang dilakukan secara bijak dan disepakati bersama diharapkan turut mendukung terciptanya kehidupan rumah tangga yang harmonis.
Kontributor: KUA Cibadak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







