Cibitung (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibitung mendorong calon pengantin untuk menanamkan nilai kebaikan dan kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan wakaf pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026) sebagai bagian dari pembinaan calon pengantin sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Wakaf pohon menjadi salah satu bentuk edukasi yang dapat dikenalkan kepada calon pengantin sebagai bagian dari membangun keluarga yang tidak hanya berorientasi pada kehidupan rumah tangga, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Cibitung, Agus Permana, S.Ag., menyampaikan bahwa penanaman pohon dapat menjadi simbol awal bagi calon pengantin untuk membangun kehidupan rumah tangga yang dilandasi semangat berbagi dan memberikan manfaat.
“Wakaf pohon dapat menjadi salah satu bentuk kebaikan yang ditanam sejak awal membangun rumah tangga. Harapannya, calon pengantin tidak hanya mempersiapkan kehidupan keluarga, tetapi juga memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Agus.
Menurutnya, pembinaan calon pengantin perlu mencakup nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. Semangat tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam bentuk tindakan nyata yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Melalui gerakan wakaf pohon, KUA Kecamatan Cibitung terus mendorong calon pengantin untuk memahami bahwa kebaikan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Penanaman pohon menjadi bagian dari ikhtiar membangun keluarga yang memiliki kepedulian sosial dan lingkungan serta meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kontributor: KUA Cibitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







