Cibadak (KEMENAG)
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Deddy Wijaya, L.C., M.H., membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) jenjang Madrasah Aliyah (MA) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2026 di MAN 1 Sukabumi, Senin (7/9/2026).
Pelaksanaan OMI jenjang MA tingkat Kabupaten Sukabumi dilaksanakan serentak pada sejumlah titik lokasi yang telah ditetapkan. Titik lokasi tersebut meliputi MAN 1 Sukabumi, MAN 2 Sukabumi, MAN 3 Sukabumi, MAN 4 Sukabumi, MA Al-Istiqomah, MA Al-Firdaus, MA Syarikat Islam, dan MA Sunanul Huda.
OMI merupakan ajang kompetisi akademik yang menjadi bagian dari pembinaan dan pengembangan talenta peserta didik madrasah. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan bakat, minat, kecakapan, dan keahlian siswa di bidang sains dan riset, sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, jujur, dan berintegritas.
Pada jenjang MA, bidang sains yang dilombakan mencakup enam mata pelajaran terintegrasi, yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi. Pendekatan terintegrasi tersebut memadukan kemampuan akademik dengan nilai-nilai keislaman dan konteks pendidikan madrasah.
Pelaksanaan OMI jenjang MA berlangsung dalam beberapa sesi sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan. Berdasarkan jadwal, Matematika dilaksanakan pada sesi pertama, Geografi pada sesi kedua, Fisika dan Ekonomi pada sesi ketiga, sedangkan Biologi dan Kimia pada sesi keempat, seluruhnya pada Senin, 7 September 2026.
Dalam sambutannya, H. Deddy Wijaya menyampaikan bahwa OMI merupakan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki.
“OMI bukan hanya tentang meraih juara, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta berkompetisi secara sehat dan berintegritas. Semoga dari ajang ini lahir talenta-talenta terbaik yang mampu membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi kejujuran serta sportivitas.
“Jadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga. Terus belajar, berusaha, dan jangan takut untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Apa pun hasilnya, proses yang dijalani hari ini merupakan bagian dari pembentukan generasi madrasah yang unggul,” tutur Deddy.
OMI tahun 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pengembangan talenta dan inovasi madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam, penguasaan sains, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui OMI, diharapkan semakin banyak peserta didik madrasah yang berkembang menjadi generasi unggul, berprestasi, berintegritas, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Kontributor: Sie. Madrasah
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







