Parungkuda (KEMENAG)
Kepala KUA Kecamatan Parungkuda, H. Herman Hidayat, menghadiri kegiatan pembinaan dan pendampingan EMIS Raudhatul Athfal (RA) bersama PC IGRA dari tujuh kecamatan di Aula Kecamatan Parungkuda, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan PC IGRA Kecamatan Parungkuda, Cicurug, Bojonggenteng, Cidahu, Kabandungan, Parakansalak, dan Kalapanunggal.
Kehadiran Kepala KUA dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para pengelola lembaga pendidikan keagamaan di wilayah kerja. KUA tidak hanya menjalankan pelayanan administrasi dan bimbingan keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam membangun koordinasi dengan lembaga serta organisasi keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, pembinaan difokuskan pada pendataan melalui EMIS atau Education Management Information System. EMIS menjadi sistem pendataan yang digunakan Kementerian Agama dalam menghimpun berbagai informasi mengenai lembaga pendidikan di bawah binaannya, termasuk RA.
Data yang dikelola melalui EMIS meliputi informasi lembaga, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana. Ketertiban dan ketepatan pendataan menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan program serta pemetaan kebutuhan lembaga pendidikan keagamaan.
H. Herman Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan sinergi antara KUA, IGRA, serta lembaga RA. Menurutnya, penguatan tata kelola lembaga pendidikan keagamaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun kehidupan keagamaan masyarakat.
“KUA memiliki peran untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan yang ada di masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling mendukung dalam pembinaan, termasuk dalam mendorong tertibnya pengelolaan data lembaga pendidikan keagamaan,” ujar H. Herman Hidayat.
Ia menambahkan, pendataan yang tertib perlu menjadi perhatian bersama karena informasi yang dikelola lembaga dapat mendukung kebutuhan administrasi dan perencanaan program. Karena itu, para pengelola RA diharapkan dapat mengikuti proses pembinaan dan pendampingan dengan baik serta melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Kegiatan yang melibatkan PC IGRA dari tujuh kecamatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarlembaga sekaligus memperluas sinergi dalam mendukung pendidikan anak usia dini berbasis Islam. KUA Parungkuda berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai unsur keagamaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kontributor: KUA Parungkuda
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






