Masih di hari yang sama,MAN 3 Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna. Setelah upacara dan karnaval, MAN 3 Sukabumi berpartisipasi dalam Tabligh Akbar tingkat Kecamatan Surade pada malam hari.
Tabligh Akbar digelar di sekitar Pondok Pesantren Ulul Albab dan diikuti oleh para santri dan masyarakat sekitar. Siswa MAN 3 Sukabumi yang juga merupakan santri di pesantren tersebut turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang berlangsung dengan suasana religius, hangat, dan penuh hikmah.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, MAN 3 Sukabumi menggelar Lomba “Ngaliwet Ala Santri” pada Kamis, 23 Oktober 2025. Sebanyak 31 kelas ikut serta, menampilkan kekompakan dan kreativitas dalam memasak liwet menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Lomba ini menggambarkan kesederhanaan hidup santri di pesantren.
Penilaian lomba mencakup berbagai aspek, mulai dari proses memasak, kekompakan tim, cita rasa hasil masakan, hingga kebersihan area setelah kegiatan selesai. Seluruh peserta dan warga madrasah tampak antusias mengikuti acara hingga akhir.
Kepala MAN 3 Sukabumi, Pahirudin, M.M., menyampaikan pesan inspiratif, bahwa lomba ngaliwet bukan sekadar ajang hiburan, tetapi media pembelajaran tentang arti kebersamaan, kerja sama, dan keikhlasan.
Kamad berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak berhenti sebagai simbol seremonial, tetapi menjadi pembelajaran nyata bagi seluruh keluarga besar MAN 3 Sukabumi.
Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2025 di MAN 3 Sukabumi menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, serta kepedulian sosial kepada peserta didik. Melalui kegiatan seperti upacara, karnaval, tabligh akbar, dan lomba ngaliwet, para santri diajarkan untuk menguatkan semangat kemandirian, persaudaraan, dan kepedulian sosial, pungkas Kamad MAN 3 Sukabumi.







