Cikidang (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cikidang, Mamun, S.Ag., menjadi penceramah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang berlangsung di Masjid Jami Al Hikmah, Kampung Cijeruk RT 01/RW 02, Desa Nangkakoneng, Kecamatan Cikidang, pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana memperkuat pengamalan nilai-nilai keteladanan beliau.
Dalam tausiyahnya, Mamun menyampaikan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan. Keteladanan tersebut tercermin dalam kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, rendah hati, serta kepedulian terhadap sesama.
“Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW. Kecintaan tersebut harus dibuktikan dengan meneladani akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam keluarga maupun ketika bermasyarakat,” ujar Mamun.
Ia mengingatkan jamaah agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata, mulai dari menjaga lisan, menghormati orang tua, menyayangi keluarga, menjaga persaudaraan, hingga memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jangan sampai kita hanya mengenal Rasulullah melalui kisah dan sejarahnya. Yang lebih penting adalah menghadirkan keteladanan beliau dalam sikap kita, cara berbicara, memperlakukan keluarga, menghormati orang lain, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mamun juga mengajak jamaah untuk menjadikan QS. Al-Ahzab ayat 21 sebagai pengingat bahwa Rasulullah SAW merupakan suri teladan terbaik bagi umat Islam. Keteladanan tersebut perlu terus dihidupkan agar nilai-nilai Islam dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sekaligus menjadi bagian dari tugas Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cikidang dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah jamaah diharapkan dapat memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Cikidang terus mendorong masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengimplementasikan akhlak beliau dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Kontributor: KUA Cikidang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







