Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, Slamet Rusyadi, melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Al-Hidayah, Kampung Sidomukti RT 026/RW 006, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Jumat (28/8/2026).
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW”, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus penguatan pemahaman jamaah dalam menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Slamet Rusyadi mengajak jamaah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bersikap, bertutur kata, maupun berinteraksi dengan sesama. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan dengan mengenang beliau, tetapi perlu dibuktikan melalui perilaku sehari-hari.
“Meneladani Rasulullah SAW dapat kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menjaga amanah, bersikap santun, menghormati sesama, dan peduli terhadap orang lain. Akhlak yang baik harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ujar Slamet.
Ia menambahkan bahwa majelis taklim memiliki peran penting sebagai ruang pembinaan dan pembelajaran agama bagi masyarakat. Melalui kegiatan Bimluh secara rutin, jamaah diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Kegiatan Bimluh tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan Al-Qur’an 30 Juz Berseri dari Yayasan Annur Indonesia yang merupakan wakaf dari para dermawan. Penyerahan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan MT Al-Hidayah.
Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan piagam penghargaan GEBER MAS (Gerakan Bersih-Bersih Masjid) sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bimluh yang secara langsung hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, penyuluh memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan keagamaan sekaligus membangun komunikasi dengan jamaah.
“Keteladanan Rasulullah SAW merupakan nilai yang penting untuk terus disampaikan dan diamalkan. Melalui Bimluh, penyuluh tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga membangun silaturahmi dan memperkuat pembinaan masyarakat,” ungkap H. Sulaeman Jamal.
Ia berharap kegiatan pembinaan di majelis taklim dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga nilai-nilai keagamaan semakin kuat dalam kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap terus menjalankan tugas pembinaan dan penyuluhan keagamaan secara langsung di tengah masyarakat. Bimluh sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kemaslahatan lingkungan.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






