Cibitung (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung, Ryan Marciano, S.Ag., mengajak para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Miftahul Ma’rifah, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang diikuti para santri tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusias. Momentum Maulid Nabi dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan keagamaan sekaligus penguatan karakter santri melalui keteladanan Rasulullah SAW.
Dalam penyampaiannya, Ryan Marciano mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan dengan membiasakan diri berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ryan.
Ia menambahkan bahwa penanaman nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman agama sekaligus akhlak yang baik. Menurutnya, pendidikan keagamaan perlu diikuti dengan pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Santri tidak cukup hanya memahami ilmu agama, tetapi juga perlu membuktikannya melalui sikap dan perilaku. Akhlak yang baik harus dibiasakan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter dalam kehidupan,” tambahnya.
Ryan juga mengajak para santri untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya di lingkungan MDTU, tetapi juga di rumah dan tengah masyarakat. Sikap hormat kepada orang tua dan guru, menjaga persaudaraan, berkata baik, serta peduli kepada sesama merupakan bagian dari akhlak yang perlu terus dibangun.
Kepala MDTU Miftahul Ma’rifah, K.H. Irpan Apandi, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan dalam momentum Maulid Nabi tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memberikan penguatan kepada para santri agar semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para santri semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW serta mampu menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Cibitung dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk melalui penguatan pendidikan agama bagi generasi muda. Kehadiran penyuluh di lingkungan MDTU diharapkan dapat melengkapi proses pendidikan yang telah dilakukan oleh lembaga keagamaan dan keluarga.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, para santri diajak menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri. Dengan membiasakan akhlak mulia sejak dini, diharapkan tumbuh generasi yang religius, santun, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Kontributor: KUA Cibitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







