Ciemas (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciemas melaksanakan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada masyarakat melalui kegiatan majelis taklim di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan materi keagamaan yang berbeda, yakni pentingnya berdoa dan edukasi kerukunan umat beragama.
Penyuluh Agama Islam KUA Ciemas, Ustaz Didih S.H., memberikan penyuluhan kepada jamaah MTM Al Ihsan di Kampung Bantar Panjang RT 01/RW 08, Desa Tamanjaya. Materi yang disampaikan membahas pentingnya doa dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam penyampaiannya, Didih mengajak jamaah untuk menjadikan doa sebagai bagian dari ikhtiar dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, doa tidak hanya dipanjatkan ketika menghadapi kesulitan, tetapi juga perlu dibiasakan dalam berbagai keadaan sebagai bentuk ketergantungan dan kedekatan manusia kepada Allah SWT.
“Doa merupakan bagian penting dalam kehidupan. Kita berikhtiar dengan kemampuan yang dimiliki, kemudian menyertai ikhtiar tersebut dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT. Karena itu, mari kita biasakan berdoa dalam setiap keadaan,” ujar Didih.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Ciemas, Bajuri, S.Sos.I., memberikan penyuluhan kepada jamaah MT Al Ikhlas di Kampung Tamanjaya RT 001/RW 001, Desa Tamanjaya. Materi yang disampaikan berkaitan dengan edukasi kerukunan umat beragama.
Bajuri mengajak jamaah memahami pentingnya menjaga sikap saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. Kerukunan, menurutnya, perlu dirawat melalui komunikasi yang baik, sikap toleran, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat.
“Kerukunan harus kita jaga bersama. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat hendaknya disikapi dengan saling menghormati dan menghargai. Dengan komunikasi dan sikap yang baik, kehidupan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, damai, dan harmonis,” tutur Bajuri.
Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam KUA Ciemas dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Melalui majelis taklim, penyuluh dapat menyampaikan edukasi keagamaan yang dekat dengan kebutuhan warga sekaligus membuka ruang dialog dan penguatan kehidupan sosial.
KUA Kecamatan Ciemas terus mendorong Penyuluh Agama untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan. Materi keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat pemahaman agama sekaligus mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis.
Kontributor: KUA Ciemas
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







