Ciracap (Kemenag)
Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, Slamet Rusyadi, menghadiri kegiatan pelatihan pemanfaatan media sosial yang dilaksanakan bersama mahasiswa KKN BSI (Bina Sarana Informatika) Sukabumi di Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Medsos Desa: Bangga dan Cuan Bersama”, dengan fokus pada pemanfaatan TikTok sebagai media untuk memperkenalkan potensi dan hasil pertanian masyarakat Desa Gunungbatu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai pemanfaatan media sosial secara positif dan kreatif, khususnya untuk mempromosikan produk serta potensi yang dimiliki desa. TikTok menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Slamet Rusyadi menyampaikan bahwa pemanfaatan media sosial tidak hanya berkaitan dengan promosi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebanggaan terhadap potensi desa.
“Media sosial bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki desa. Dengan konten yang positif dan kreatif, produk lokal dapat dikenal lebih luas sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap desanya,” ujar Slamet.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, mengapresiasi keterlibatan penyuluh dalam kegiatan kemasyarakatan yang mendorong pemanfaatan teknologi secara positif.
“Penyuluh tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam edukasi dan penguatan masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Gunungbatu diharapkan semakin percaya diri mengenalkan potensi desanya melalui media sosial. Pemanfaatan teknologi secara bijak diharapkan dapat mendukung penguatan potensi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







