Ciracap (KEMENAG)
Sebanyak tujuh Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Ciracap mengikuti Jambore Ranting Gerakan Pramuka dalam rangka memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 di Kampung Sukatengah, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap.
Partisipasi tujuh madrasah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang pembelajaran yang lebih luas kepada peserta didik. Melalui kegiatan kepramukaan, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga pengalaman dalam membangun kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Tujuh MI yang ambil bagian dalam Jambore Ranting tersebut yakni MI Cadasngampar, MI Cikaramat, MI Al Fajri, MI Al Barokah, MI Cikopeng, MI Cileles, dan MI Nurul Hikmah.
Keikutsertaan masing-masing madrasah mendapat dukungan dari kepala madrasah, yakni Sahidi, S.Pd.I. dari MI Cadasngampar, Lindra, S.Pd.I. dari MI Cikaramat, Rojul Ulum, S.Pd. dari MI Al Fajri, H. Badrudin, S.Pd.I., M.M. dari MI Al Barokah, Hj. Eni Sumarni, S.Pd.I. dari MI Cikopeng, H. Mahpudin, S.Pd.I. dari MI Cileles, serta Sri Sudarmi, S.Pd.I. dari MI Nurul Hikmah.
Jambore Ranting menjadi salah satu wadah pembentukan karakter peserta didik melalui pengalaman langsung. Para siswa berkesempatan berinteraksi dengan peserta dari madrasah lain, belajar hidup mandiri, membangun keberanian, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam suasana kebersamaan.
Dalam pembukaan kegiatan, Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., yang diwakili Penghulu KUA Ciracap, A. Arpani, turut hadir memberikan dukungan terhadap keterlibatan peserta didik madrasah dalam kegiatan kepramukaan.
A. Arpani mengapresiasi partisipasi tujuh MI tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter perlu dibangun melalui berbagai pengalaman nyata yang melibatkan peserta didik secara langsung.
“Jambore memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas. Anak-anak belajar mandiri, bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab. Pengalaman seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara madrasah, KUA, dan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan kepemudaan perlu terus diperkuat. Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan kemampuan bersosialisasi.
Partisipasi tujuh MI se-Kecamatan Ciracap dalam Jambore Ranting diharapkan semakin memperkuat semangat madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang utuh. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya berkembang dalam aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, percaya diri, serta mampu bekerja sama dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







