Cisaat (KEMENAG)
Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi menggelar silaturahmi sekaligus acara pelepasan lima pengawas madrasah yang memasuki masa purnatugas. Kegiatan berlangsung di Resto Tahu Sumedang Jalur, Selasa (11/8/2026), sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi para pengawas selama menjalankan tugas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi.
Lima pengawas yang memasuki masa purnatugas tersebut yakni Dr. H. U. Badrusalam, S.Ag., M.M., Drs. Ade Amur, M.M., Daud, S.Pd., H. Dadih, S.Pd.I., dan Ayi Sapuroh, S.Ag. Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Ramdani, M.Si., Kepala Subbag Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas beserta jajaran, para pengawas madrasah, kepala madrasah negeri, pengurus KKM RA, MI, MTs, dan MA, organisasi mitra, serta Dharma Wanita Persatuan Pokjawas.
Dalam sambutan sekaligus pembinaannya, H. Dadang Ramdani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengawas yang telah mengabdikan diri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah. Menurutnya, pengabdian para pengawas merupakan bagian penting dalam perjalanan pembinaan dan pengembangan madrasah di Kabupaten Sukabumi.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional, mulai dari proses pengangkatan, penempatan, mutasi, rotasi jabatan dan tempat tugas, hingga memasuki masa purnatugas. Menurutnya, perjalanan karier harus berjalan seiring dengan prestasi kerja dan peningkatan kompetensi.
“Perjalanan prestasi kerja dan karier harus menjadi perhatian kita bersama. Semakin tinggi pangkat dan jabatan, maka kompetensinya juga harus semakin meningkat. Pangkat dan jabatan harus selaras dengan kemampuan dan kompetensi yang kita miliki,” ujar H. Dadang Ramdani.
Lebih lanjut, H. Dadang Ramdani mengungkapkan bahwa sejak awal bertugas di Kabupaten Sukabumi, pengawas madrasah menjadi salah satu unsur yang diajak berkomunikasi untuk memahami kondisi pendidikan madrasah di lapangan. Komunikasi tersebut dinilai penting dalam melakukan pemetaan, analisis, dan kajian sehingga kebijakan serta solusi yang diambil dapat sesuai dengan kebutuhan.
“Ketika saya memasuki sebuah wilayah, saya harus memahami kondisi dan situasinya. Karena itu, komunikasi dengan Bapak dan Ibu pengawas menjadi bagian dari kebutuhan organisasi untuk melakukan pemetaan yang tepat, sehingga penyelesaian dan solusi yang diberikan juga sesuai dengan kondisi yang ada,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa dinamika dalam perjalanan pengabdian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan tugas kedinasan. Karena itu, rasa syukur harus senantiasa dijaga, termasuk ketika seorang ASN memasuki fase purnatugas setelah menyelesaikan perjalanan pengabdiannya.
H. Dadang Ramdani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas yang selama ini telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap semangat pengabdian dan pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan madrasah, meskipun telah memasuki masa purnatugas.
Kegiatan pelepasan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Asmaul Husna, sambutan, penyampaian kesan dan pesan, penyerahan cenderamata, doa bersama, serta ramah tamah.
Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi kepada para pengawas purnatugas sekaligus pengingat bahwa pengabdian dalam dunia pendidikan meninggalkan jejak yang terus memberi manfaat bagi generasi dan madrasah.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







