Cisaat (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat melalui Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah (MA) Yasti Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada remaja agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang kuat dalam menghadapi masa transisi menuju kedewasaan.
Kegiatan tersebut menghadirkan H. Asep Dandan Hermawan, S.Ag., M.Sos. dan Arief Rahman Hakim sebagai narasumber. Rangkaian kegiatan dipandu oleh Purnama Wati sebagai pembawa acara dan dilanjutkan dengan doa yang disampaikan Madkosim.
Dalam penyampaiannya, H. Asep Dandan Hermawan menjelaskan bahwa BRUS merupakan salah satu layanan unggulan KUA Cisaat yang diarahkan untuk memberikan bimbingan pranikah kepada remaja usia sekolah. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.
“Melalui BRUS, kita ingin memberikan pembekalan kepada remaja sejak usia sekolah. Mereka perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, serta mampu mempersiapkan kehidupan keluarga dengan perspektif agama Islam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pencegahan perkawinan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk satuan pendidikan, keluarga, KUA, serta lingkungan masyarakat. Remaja perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai kehidupan, tanggung jawab, dan berbagai tantangan yang akan dihadapi dalam proses menuju kedewasaan.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada fase tersebut, remaja memiliki rasa ingin tahu dan gejolak yang tinggi terhadap berbagai hal yang mereka lihat, alami, dan rasakan. Karena itu, pendampingan dan pembinaan menjadi penting agar mereka mampu mengambil keputusan secara tepat serta terhindar dari berbagai persoalan remaja.
“Remaja berada pada masa transisi dengan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Karena itu, mereka membutuhkan bimbingan agar mampu memahami dirinya, menjaga pergaulan, serta terhindar dari pergaulan bebas, perkawinan anak, dan berbagai problematika remaja lainnya,” jelas H. Asep.
Kepala MA Yasti Cisaat, Yulan Tiarni Legistia, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan BRUS di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi KUA Cisaat yang telah memberikan pembinaan kepada para siswa dan berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan pembinaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para remaja mendapatkan pendampingan dan bekal yang baik dalam menghadapi masa depan,” ungkap Yulan.
Melalui BRUS, KUA Cisaat terus mendorong penguatan pembinaan remaja usia sekolah sebagai bagian dari layanan keagamaan yang berdampak. Pembekalan sejak dini diharapkan dapat membantu remaja tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu mempersiapkan kehidupan masa depan dan keluarga dengan lebih matang.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







