Surade (KEMENAG)
Suasana haru dan khidmat menyelimuti Apel Pagi MAN 3 Sukabumi, Senin (10/8/2026). Apel tersebut menjadi momen terakhir H. Henda, M.Ag., selaku Pelaksana Tugas Kepala Madrasah, setelah terhitung sejak 31 Juli 2026 mengakhiri masa tugasnya di madrasah tersebut.
Dalam sambutan perpisahannya yang mengusung tema “Pergi dari Jabatan, Tidak dari Kenangan”, H. Henda menyampaikan pesan kepada seluruh keluarga besar MAN 3 Sukabumi. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang dipercayakan Allah SWT dan pada akhirnya akan kembali dipertanggungjawabkan.
“Yang akan tinggal bukan kursi kita, bukan meja kita. Yang akan tinggal adalah kebaikan apa yang pernah kita tinggalkan,” ujarnya.
Dengan penuh kerendahan hati, H. Henda memohon maaf atas segala kekurangan selama kurang lebih tujuh bulan memimpin MAN 3 Sukabumi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini telah memberikan pengabdian, termasuk melalui berbagai peran yang sering kali tidak terlihat tetapi menjadi fondasi penting bagi kemajuan madrasah.
Kepada para siswa, H. Henda berpesan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak mulia. “Dunia ini tidak kekurangan orang pintar. Tetapi dunia selalu membutuhkan orang baik,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, H. Henda berharap dirinya tidak hanya dikenang sebagai mantan kepala madrasah, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar MAN 3 Sukabumi yang pernah bersama-sama mengabdi dan berproses untuk memajukan madrasah.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tim Paduan Suara Siswa yang membawakan tembang Sunda “Sapu Nyere Pegat Simpay”. Lagu tersebut menjadi simbol perpisahan yang sarat makna, bahwa meskipun tali silaturahmi sempat terurai, harapan untuk kembali bersambung akan selalu ada.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan. Perwakilan guru dan tenaga kependidikan menyampaikan rasa terima kasih atas keteladanan, kedisiplinan, serta motivasi yang diberikan H. Henda selama memimpin.
“Beliau mengajarkan kami bekerja ikhlas dan melayani dengan hati. Dedikasi Bapak akan menjadi energi bagi kami untuk terus memajukan madrasah ini,” ungkap perwakilan GTK.
Sementara itu, perwakilan siswa mengungkapkan rasa bangga pernah mendapatkan bimbingan dari H. Henda. “Terima kasih Pak, karena telah menjadi guru, pembimbing, sekaligus orang tua bagi kami. Kami akan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang Bapak titipkan,” ujarnya haru.
Sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap peserta didik, acara dilanjutkan dengan penyerahan jas almamater kepada 16 siswa kelas X penerima beasiswa. Setelah itu, dilakukan pelepasan balon sebagai simbol harapan dan doa agar cita-cita MAN 3 Sukabumi terus melambung tinggi, membawa semangat kebaikan dan prestasi yang telah dirintis bersama.
Momen perpisahan semakin terasa ketika para siswa menyerahkan cenderamata kepada H. Henda. Cenderamata tersebut menjadi tanda kasih dan kenang-kenangan atas pengabdian selama tujuh bulan sekaligus bentuk penghormatan dan apresiasi atas jejak kebaikan yang telah ditorehkan selama memimpin MAN 3 Sukabumi.
Acara ditutup dengan musafahah dan doa bersama. Seluruh keluarga besar MAN 3 Sukabumi berharap silaturahmi tetap terjalin erat serta madrasah terus melangkah maju dalam mewujudkan visi Madrasah Hebat Bermartabat.
Kontributor: MAN 3 Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







