Cisaat (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat mengikuti kegiatan observasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sebagai narasumber, di antaranya Kepala Desa Sukaresmi, Kepala UPTD Puskesmas Cisaat, Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Cisaat, bidan desa, PLKB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), TP PKK, Motekar Desa Sukaresmi, serta KUA Kecamatan Cisaat.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Cisaat, H. Asep Dandan Hermawan, S.Ag., M.Sos., memaparkan berbagai program Kementerian Agama yang telah dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penurunan stunting di Kecamatan Cisaat.
Program yang disampaikan meliputi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah, SMA/SMK sederajat, serta Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) di sejumlah perguruan tinggi, seperti STISIP Widyapuri Mandiri, Nusaputera, dan STAI Darussalam. Selain itu, KUA Cisaat secara rutin melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) setiap hari Rabu bagi calon pengantin bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Cisaat dan UPTD Dalduk Kecamatan Cisaat.
KUA Cisaat juga aktif memberikan penyuluhan mengenai pencegahan perkawinan anak dan regulasi perkawinan kepada masyarakat melalui berbagai majelis taklim. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga berisiko stunting, KUA Cisaat bersama Pemerintah Desa Sukaresmi, PLKB, dan kader PKK melaksanakan Program MELTING (Menu Lengkap untuk Anak Balita Stunting) melalui pemberian bantuan makanan bergizi kepada balita yang membutuhkan.
Kepala KUA Cisaat, H. Muslihin, menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk peran Kementerian Agama melalui pembinaan keluarga dan edukasi kepada masyarakat.
“Upaya pencegahan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui intervensi kesehatan, tetapi juga memerlukan edukasi kepada remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat. Melalui berbagai program yang kami laksanakan, KUA Cisaat berkomitmen mendukung lahirnya keluarga yang sehat, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi yang unggul,” ujarnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, KUA Cisaat berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesehatan, pemenuhan gizi, serta mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas dari stunting.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







