Ciracap (KEMENAG)
Guru dan siswa SMPN 3 Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar deklarasi dukungan untuk menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi aktif warga sekolah dalam menyambut momentum Istiwa A’zham (Rashdul Kiblat) yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026.
Deklarasi diikuti oleh para guru dan siswa dengan penuh semangat sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Melalui kegiatan ini, warga sekolah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi sekaligus menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat kepada masyarakat.
Selain deklarasi, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai tujuan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat serta teknis pelaksanaan Rashdul Kiblat. Para guru dan siswa memperoleh pemahaman tentang cara memastikan arah kiblat dengan memanfaatkan fenomena Istiwa A’zham, ketika matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda tegak dapat dijadikan acuan penentuan arah kiblat secara ilmiah dan akurat.
Salah seorang guru, Tari Widiya, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menarik karena memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keagamaan.
“Momentum Istiwa A’zham menjadi kesempatan yang sangat baik bagi siswa untuk belajar secara langsung dari fenomena alam. Dengan mengamati bayangan matahari, mereka tidak hanya memahami cara menentukan arah kiblat, tetapi juga belajar tentang astronomi dan semakin mengagumi kebesaran Allah SWT melalui keteraturan ciptaan-Nya. Pembelajaran seperti ini akan lebih mudah dipahami dan membekas bagi peserta didik,” ujarnya.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengapresiasi keterlibatan guru dan siswa SMPN 3 Ciracap dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan literasi sains dan nilai-nilai keagamaan secara bersamaan.
“Kami mengapresiasi partisipasi SMPN 3 Ciracap dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak belajar dari fenomena alam, mengenal ilmu falak dan astronomi, serta mengagumi kebesaran Allah SWT melalui keteraturan alam semesta. Inilah pembelajaran yang kontekstual, inspiratif, dan sangat relevan bagi Generasi Z karena menghubungkan sains dengan nilai-nilai keislaman dalam pengalaman belajar yang nyata,” ujar H. Sulaeman Jamal, S.Ag.
Melalui sinergi antara SMPN 3 Ciracap dan KUA Ciracap, diharapkan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat semakin dikenal di lingkungan sekolah dan masyarakat. Momentum Istiwa A’zham diharapkan menjadi media edukasi yang menguatkan pemahaman tentang ketepatan arah kiblat, meningkatkan literasi ilmu falak dan astronomi, serta menumbuhkan karakter religius dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







