Cicantayan (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicantayan memanfaatkan momentum Pengajian Majelis Ta’lim Aparatur Kecamatan sebagai sarana sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dalam rangka menyambut fenomena Rashdul Kiblat atau Istiwa A’dzam 1448 H. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/7/2026) tersebut diikuti oleh aparatur pemerintah di lingkungan Kecamatan Cicantayan sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai fenomena Istiwa A’dzam, yaitu saat posisi Matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga menjadi momentum terbaik untuk melakukan verifikasi dan pelurusan arah kiblat secara sederhana, mudah, dan akurat. Aparatur juga diberikan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan pengamatan Rashdul Kiblat yang akan dilaksanakan pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Selain menyampaikan aspek teknis pelaksanaan, KUA Kecamatan Cicantayan mengajak seluruh aparatur agar menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui waktu pelaksanaan, memahami prosedur pengamatan, serta ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat yang diinisiasi Kementerian Agama.
Kepala KUA Kecamatan Cicantayan, Yudi Haryadi, M.Si., mengatakan bahwa keterlibatan aparatur pemerintah memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara KUA dan pemerintah kecamatan akan mempercepat penyebarluasan informasi mengenai pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat.
“Kami berharap aparatur pemerintah dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15 dan 16 Juli mendatang dapat diikuti secara luas. Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat bukan hanya tentang verifikasi arah kiblat, tetapi juga menjadi sarana edukasi keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujar Yudi Haryadi.
Melalui sosialisasi ini, KUA Kecamatan Cicantayan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang edukatif dan berdampak. Diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat untuk memastikan ketepatan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat salat di rumah, sehingga pelaksanaan ibadah semakin sesuai dengan tuntunan syariat.
Kontributor: KUA Cicantayan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







