Bojonggenteng (KEMENAG)
Kepala MA Al-Atiqiyah Sukabumi, Hj. Yeyet Maryetti, M.Ag., pada Senin (13/7/2026), mempublikasikan capaian membanggakan salah seorang alumninya, Zalfarina Nathania Jawahir, yang berhasil berkontribusi dalam pengembangan teknologi biogas dan sludge biodigester bagi masyarakat Desa Wawasan, Kabupaten Lampung Selatan. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan madrasah mampu berkiprah di bidang sains dan teknologi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Zalfarina merupakan alumni MA Al-Atiqiyah Sukabumi sekaligus penerima Program Beasiswa Santri BAZNAS Tahun 2022. Berkat beasiswa tersebut, ia melanjutkan pendidikan di Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi dan Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Selama menjalani perkuliahan, ia aktif mengembangkan kompetensi akademik maupun organisasi dengan bergabung di Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKIA) serta dipercaya menjadi Asisten Praktikum Kimia Dasar bagi mahasiswa Program Tahap Pembelajaran Bersama (TPB).
Tidak hanya berprestasi di lingkungan kampus, Zalfarina juga terlibat dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi sebagai anggota tim penerapan teknologi biogas dan sludge biodigester di Desa Wawasan, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam kegiatan tersebut, ia berperan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga berkoordinasi dengan masyarakat agar teknologi yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan.
Kepala MA Al-Atiqiyah Sukabumi, Hj. Yeyet Maryetti, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian alumninya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Zalfarina menjadi bukti bahwa pendidikan di madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat perguruan tinggi.
“Kami bersyukur atas prestasi yang diraih Zalfarina. Keberhasilannya menunjukkan bahwa lulusan MA Al-Atiqiyah tidak hanya memiliki bekal ilmu keagamaan yang kuat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang sains dan teknologi serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berprestasi, dan memanfaatkan setiap kesempatan, termasuk melalui program beasiswa, guna meraih cita-cita dan memberikan manfaat bagi umat,” ujar Hj. Yeyet Maryetti.
Ia menambahkan, MA Al-Atiqiyah terus berkomitmen mendorong peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mengembangkan potensi diri sesuai bakat dan minat masing-masing. Berbagai prestasi alumni diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa agar terus meningkatkan kualitas akademik, karakter, dan kepedulian sosial.
Keberhasilan Zalfarina juga menjadi bukti bahwa Program Beasiswa Santri BAZNAS telah memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan akses pendidikan bagi santri dan alumni madrasah. Melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan BAZNAS, diharapkan semakin banyak lahir generasi muda yang unggul, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat melalui ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengabdian.
Kontributor: MA Al Atiqiah
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







