Curugkembar (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curugkembar terus mengoptimalkan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat menjelang pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Pada Senin (13/7/2026), sosialisasi dilaksanakan kepada perangkat Desa Sindangraja serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang sedang melaksanakan pengabdian di desa tersebut.
Kegiatan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Curugkembar, yaitu H. Cecep Setiawan, S.H., Lilis Saidah, S.Pd.I., dan Yusup, S.H. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai salah satu syarat sah pelaksanaan ibadah salat, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Dalam pemaparannya, H. Cecep Setiawan menjelaskan bahwa fenomena Rashdul Kiblat merupakan momentum yang sangat tepat untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun rumah secara mudah dan ilmiah dengan memanfaatkan posisi Matahari yang berada tepat di atas Ka’bah.
Sementara itu, Yusup mengajak mahasiswa KKN UMMI agar turut mengambil peran sebagai agen edukasi selama melaksanakan pengabdian di masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Rashdul Kiblat kepada masyarakat sehingga jangkauan sosialisasi menjadi lebih luas.
Pada kesempatan yang sama, Lilis Saidah membimbing perangkat desa dan mahasiswa KKN melakukan registrasi serta pengisian tautan pelaporan yang disediakan oleh Kementerian Agama sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah titik pengamatan yang terdaftar di wilayah Kecamatan Curugkembar.
Kepala Desa Sindangraja, Anggi, S.E., mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KUA Curugkembar. Ia berharap seluruh perangkat desa bersama masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat sehingga arah kiblat masjid, musala, dan tempat ibadah di Desa Sindangraja semakin akurat.
Kepala KUA Kecamatan Curugkembar, Usep Hidayat, S.Pd.I., menegaskan bahwa keberhasilan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, mahasiswa, hingga tokoh agama.
“Sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Kami berharap perangkat desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat dapat bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026, sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memastikan arah kiblat secara tepat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Curugkembar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akurasi arah kiblat terus meningkat. Kolaborasi antara KUA, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN diharapkan mampu memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung tercapainya target partisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di Kecamatan Curugkembar.
Kontributor: KUA Curugkembar
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







