Cibadak (KEMENAG)
Komitmen memberikan layanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat terus ditunjukkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibadak. Sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat tidak hanya dilaksanakan pada jam kerja, tetapi juga berlanjut hingga malam hari agar semakin banyak masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat.
Pada Selasa malam (8/7/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibadak, Apud Saepudin, melaksanakan sosialisasi sekaligus pendampingan pendaftaran Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat kepada warga Kampung Cijambu RT 05 RW 02, Desa Sukasari.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah salat. Selain itu, warga juga didampingi dalam proses registrasi serta diberikan penjelasan mengenai pelaksanaan verifikasi arah kiblat melalui fenomena Rashdul Kiblat yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Apud Saepudin menyampaikan bahwa penyuluh agama dituntut untuk hadir di tengah masyarakat dan memastikan informasi mengenai Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat diterima secara luas.
“Kesibukan masyarakat pada siang hari membuat kami menyesuaikan waktu pembinaan. Dengan mendatangi warga pada malam hari, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memastikan arah kiblat dan siap berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat,” ujarnya.
Kepala KUA Kecamatan Cibadak, H. E. Setiawan, mengapresiasi semangat para penyuluh yang terus bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat tanpa mengenal batas waktu.
“Semangat para penyuluh yang terus hadir di tengah masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, kami berharap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat dipahami dan diikuti secara luas oleh masyarakat,” tutur H. E. Setiawan.
Melalui pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat, KUA Kecamatan Cibadak terus memperkuat perannya sebagai pusat layanan dan pembinaan keagamaan. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memastikan ketepatan arah kiblat, sehingga ibadah salat semakin mantap dan sesuai tuntunan syariat.
Kontributor: KUA Cibadak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







