Palabuhanratu (KEMENAG)
Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kabupaten Sukabumi memadati Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Rabu (8/7/2026), untuk mengikuti Khatam Akbar yang dirangkaikan dengan Launching Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat syiar Islam, meningkatkan literasi Al-Qur’an, serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S.Ag., M.Si., selaku Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia, unsur Forkopimda, instansi vertikal, para ulama, pimpinan lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, serta ribuan anggota Komunitas Tilawah 30 Juz (KTT) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Mewakili Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menjadi media syiar Islam yang perlu terus dilestarikan.
“Khatam Akbar ini bukan sekadar menuntaskan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi syiar dan dakwah Islam. Kementerian Agama memandang kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun semangat masyarakat agar semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, sedianya dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut. Namun, karena mendapat penugasan langsung dari Presiden Republik Indonesia, kehadiran Menteri Agama diwakilkan kepada dirinya selaku Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Iswandi Syahputra mengajak masyarakat Sukabumi untuk tidak hanya “kembali kepada Al-Qur’an”, tetapi juga “kembali ber-Al-Qur’an”. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi napas kehidupan, sumber inspirasi, pedoman akhlak, landasan ilmu pengetahuan, serta pijakan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
“Hari ini waktu kita lebih banyak dihabiskan untuk menggulir layar telepon genggam daripada membaca Al-Qur’an. Karena itu, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai gaya hidup, bukan hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pesannya.
Ia juga memperkenalkan inovasi digital Kementerian Agama berupa aplikasi Qur’an Kementerian Agama yang menyediakan mushaf digital lengkap dengan terjemahan, tafsir, serta pilihan bahasa daerah, termasuk bahasa Sunda. Menurutnya, aplikasi tersebut dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mempelajari dan memahami kandungan Al-Qur’an di mana pun berada.
Prof. Dr. Iswandi Syahputra menegaskan bahwa peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan mushaf Al-Qur’an hingga ke masjid, musala, pondok pesantren, majelis taklim, dan wilayah-wilayah pelosok. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap Al-Qur’an, tetapi juga terdorong untuk membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir keberkahan bagi Kabupaten Sukabumi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, menguatkan kehidupan beragama yang damai dan moderat, serta melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai ilmu pengetahuan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an merupakan ikhtiar bersama untuk memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Al-Qur’an sekaligus memperkuat budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an oleh Bupati Sukabumi, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S.Ag., M.Si., selaku Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Ketua Komunitas Tilawah 30 Juz (KTT) Kabupaten Sukabumi. Momentum tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, ulama, dan masyarakat dalam membumikan Al-Qur’an serta memperkuat karakter religius masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







