Nagrak (KEMENAG)
Semangat menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K terus digelorakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nagrak melalui edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Kepala KUA Kecamatan Nagrak, H. Usep Saepullah Ruhiyat, S.Ag., M.H., memberikan sosialisasi kepada 58 jamaah Majelis Taklim Sabilunnajah pada Rabu (8/7/2026).
Mengusung semangat “Nagrak Bergerak”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi edukasi lintas generasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai salah satu unsur penting dalam kesempurnaan pelaksanaan ibadah salat. Antusiasme jamaah yang tinggi menunjukkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap peningkatan kualitas pemahaman keagamaan.
Dalam penyampaiannya, H. Usep Saepullah Ruhiyat menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K merupakan ikhtiar Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mengajak masyarakat melakukan verifikasi arah kiblat secara serentak melalui fenomena Rashdul Kiblat yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Pada saat tersebut, posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak dapat dijadikan acuan untuk memastikan arah kiblat secara akurat.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat bukan sekadar mengajak masyarakat mengecek arah kiblat, tetapi juga membangun kesadaran bahwa ketepatan arah kiblat merupakan bagian dari ikhtiar menyempurnakan ibadah. Kami berharap seluruh jamaah dapat memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat, sekaligus mengajak keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar untuk ikut berpartisipasi,” ujar H. Usep Saepullah Ruhiyat.
Materi yang disampaikan mendapat sambutan positif dari para peserta. Jamaah mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai cara sederhana memverifikasi arah kiblat dan pentingnya memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat sebagai sarana edukasi. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan kepada majelis taklim, KUA Kecamatan Nagrak terus memperkuat perannya melalui sinergi Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, dan seluruh jajaran sebagai ujung tombak edukasi keagamaan di tengah masyarakat. Diharapkan, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K semakin dikenal luas dan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memastikan ketepatan arah kiblat demi terwujudnya ibadah yang semakin berkualitas.
Kontributor: KUA Nagrak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







