Ciracap (KEMENAG)
Upaya menyukseskan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi dan Sosialisasi yang diselenggarakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap, Pengawas Madrasah, Ucu Setiabudi, mengajak para guru Madrasah Aliyah (MA) di wilayah binaannya untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan nasional tersebut.
Ajakan tersebut disampaikan melalui koordinasi dan komunikasi dengan para kepala madrasah serta dewan guru sebagai langkah memperluas jangkauan sosialisasi kepada lingkungan pendidikan. Menurut Ucu, madrasah memiliki posisi strategis dalam menanamkan pemahaman kepada peserta didik sekaligus menyebarluaskan informasi kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat.
Selain mengimbau para guru untuk melakukan registrasi melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev paling lambat 10 Juli 2026, Ucu juga mengajak seluruh warga madrasah memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB untuk melakukan pengecekan arah kiblat di rumah, madrasah, masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya.
“Mari kita sukseskan Indonesia Berkiblat dengan memulai dari lingkungan madrasah. Saya mengajak seluruh guru Madrasah Aliyah di wilayah binaan untuk segera mendaftarkan akun Indonesia Berkiblat, kemudian mengedukasi peserta didik dan masyarakat agar bersama-sama memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat untuk memastikan ketepatan arah kiblat,” ujar Ucu Setiabudi.
Ia menambahkan, keterlibatan para guru diharapkan tidak hanya sebatas mengikuti gerakan nasional, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu mengajak peserta didik dan masyarakat untuk memahami pentingnya memastikan arah kiblat secara benar melalui pemanfaatan fenomena Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham.
Partisipasi aktif Pengawas Madrasah bersama jajaran madrasah menjadi bagian dari sinergi yang terus dibangun KUA Kecamatan Ciracap dalam menyukseskan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat. Melalui kolaborasi antara KUA, satuan pendidikan, penyuluh agama, tokoh agama, dan masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman umat mengenai akurasi arah kiblat sekaligus memperkuat kualitas layanan keagamaan di tengah masyarakat.
Kontributor: Pokjawas
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







