Gegerbitung (KEMENAG)
Syahriahan Tingkat Kecamatan kembali menjadi wadah penguatan ukhuwah, pembinaan keagamaan, dan sinergi antara ulama, umara, serta masyarakat di Kecamatan Gegerbitung. Kegiatan yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan tersebut berlangsung di Masjid Bahrul Ulum, Desa Cijurey, Jumat (3/7/2026), sekaligus dimanfaatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gegerbitung untuk menyosialisasikan Program Nasional Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat.
Kegiatan dihadiri Ketua MUI Kecamatan Gegerbitung, KH. M. Basyarah, Ketua MUI Desa Cijurey, H. M.D. Darjat, unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, penyuluh agama, pengurus DKM, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Gegerbitung.
Syahriahan tingkat kecamatan merupakan agenda pembinaan rohani bulanan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Kecamatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Urusan Agama (KUA), dan berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi sarana menyampaikan pembinaan keagamaan sekaligus menyinergikan berbagai program pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gegerbitung menyampaikan rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan selama Muharam 1448 Hijriah, termasuk program Peaceful Muharam dan persiapan pelaksanaan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat yang akan dilaksanakan pada 15–16 Juli 2026 pukul 14.27 WIB.
Masyarakat diajak memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat untuk melakukan pengecekan kembali arah kiblat di rumah, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah salat.
Kepala KUA Kecamatan Gegerbitung, Irwan Sukmawan, M.Si., menyampaikan bahwa Syahriahan merupakan media strategis untuk menyampaikan berbagai program pembinaan keagamaan karena mampu mempertemukan unsur pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam satu forum yang harmonis.
“Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, MUI, dan KUA melalui Syahriahan merupakan kekuatan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Melalui forum ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan Program Nasional Indonesia Berkiblat sekaligus menyemarakkan rangkaian kegiatan Muharam dengan berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi umat,” ujar Irwan Sukmawan.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga Syahriahan tidak hanya menjadi forum pengajian rutin, tetapi juga menjadi media edukasi, pembinaan, dan penyampaian program-program strategis Kementerian Agama yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui sinergi ulama dan umara yang terus terjalin, KUA Kecamatan Gegerbitung berkomitmen menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang semakin dekat dengan masyarakat serta mendukung terwujudnya kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan berkualitas.
Kontributor: KUA Gegerbitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







