Cicurug (KEMENAG)
Suasana berbeda mewarnai pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin yang digelar di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicurug, Kamis (2/7/2026). Selain menerima materi pembekalan pranikah, para peserta diajak mengikuti Tepuk Sakinah sebagai metode edukasi kreatif yang bertujuan mencairkan suasana sekaligus memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai keluarga sakinah.
Kegiatan Bimwin menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cicurug, Hj. Lilis Kholisoh, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, peserta dibekali berbagai materi mengenai pentingnya membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, saling menghormati, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan keluarga dengan bijaksana.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta mengikuti Tepuk Sakinah, yaitu yel-yel dan tepukan berirama yang digunakan sebagai ice breaking interaktif. Metode ini menjadi sarana edukasi yang menyenangkan agar calon pengantin lebih rileks, aktif berpartisipasi, dan lebih mudah memahami nilai-nilai utama dalam membangun keluarga yang harmonis. Kementerian Agama menegaskan bahwa Tepuk Sakinah bukan merupakan kegiatan yang bersifat wajib, melainkan metode pembelajaran kreatif untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Bimbingan Perkawinan.
Kepala KUA Kecamatan Cicurug, H. Cecep Soleh Suryana, S.Ag., M.H., mengatakan bahwa Bimbingan Perkawinan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga harus mampu menghadirkan suasana belajar yang komunikatif dan menyenangkan.
“Melalui metode edukasi yang interaktif seperti Tepuk Sakinah, kami berharap calon pengantin lebih mudah memahami nilai-nilai yang menjadi fondasi keluarga sakinah. Suasana belajar yang menyenangkan akan membuat materi lebih mudah diterima, sehingga para calon pengantin memiliki bekal yang lebih baik dalam membangun rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan salah satu ikhtiar Kementerian Agama dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Cicurug berharap setiap calon pengantin tidak hanya memahami hak dan kewajiban suami istri, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai saling menghargai, komunikasi yang baik, serta kerja sama dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kontributor: KUA Cicurug
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







