Cisaat (Kemenag)
Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Majelis Taklim An-Nurdin Selajambe, Kecamatan Cisaat, menggelar pengajian mingguan pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang diikuti jamaah majelis taklim dan masyarakat sekitar tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cisaat, H. Dasep Samsulomri, S.H., sebagai pemateri.
Dalam penyampaiannya, H. Dasep Samsulomri mengangkat tema “Mari Berhijrah dari Israf dan Tabdzir” sebagai refleksi menyambut bulan Muharam. Ia menjelaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan agama.
Menurutnya, perilaku israf (berlebihan) dan tabdzir (pemborosan) merupakan kebiasaan yang perlu dihindari karena dapat menimbulkan dampak negatif, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Momentum Muharam menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki pola hidup agar lebih sederhana, bijak, dan bertanggung jawab.
“Hijrah yang sesungguhnya adalah perubahan menuju kebaikan. Salah satunya dengan meninggalkan perilaku berlebihan dan pemborosan, serta membiasakan hidup sederhana, bersyukur, dan memanfaatkan nikmat Allah SWT secara tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Cisaat, H. Muslihin, menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial. Ia mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui perubahan perilaku yang lebih baik, termasuk dalam mengelola harta dan memenuhi kebutuhan hidup secara proporsional. “Muharam menjadi pengingat bagi kita untuk terus memperbaiki diri. Mari jadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk hidup lebih sederhana, menghindari pemborosan, serta memperbanyak amal saleh dan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Melalui kegiatan pengajian ini, diharapkan masyarakat semakin memahami makna hijrah secara komprehensif dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kesederhanaan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat literasi keagamaan dan membangun masyarakat yang religius, moderat, serta berakhlakul karimah.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






