Cikakak (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikakak, Ustadz Dodi Kurniadi, S.Ag., memimpin kegiatan Pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) yang dilaksanakan di Aula Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cikakak, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur aparatur pemerintah, tokoh agama, dan pengurus lembaga keagamaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur.
Pengajian kali ini mengangkat tema “Syukur sebagai Kunci Kebahagiaan dan Keberkahan Hidup”, yang bertujuan mengingatkan pentingnya menanamkan rasa syukur dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Dodi Kurniadi menjelaskan bahwa syukur bukan hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan nyata dalam memanfaatkan setiap nikmat yang diberikan Allah SWT untuk kebaikan dan kemaslahatan.
Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7:
“La’in syakartum la’aziidannakum wa la’in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid.”
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Menurutnya, ayat tersebut mengandung pesan bahwa rasa syukur merupakan kunci bertambahnya nikmat dan keberkahan hidup. Oleh karena itu, setiap aparatur perlu menjadikan syukur sebagai landasan dalam bekerja, melayani masyarakat, dan menjalankan amanah yang diemban.
Para peserta juga diajak untuk merefleksikan berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT, baik berupa kesehatan, keluarga, pekerjaan, maupun kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Rasa syukur tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerja yang lebih positif, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
Kepala KUA Kecamatan Cikakak, Asdudi Hermawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Majelis Taklim Aparatur yang secara rutin menjadi sarana penguatan spiritual bagi aparatur dan pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Cikakak.
“Nilai syukur harus menjadi bagian dari karakter setiap aparatur. Dengan bersyukur, seseorang akan lebih ikhlas dalam bekerja, lebih bijak dalam menghadapi tantangan, serta mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Penguatan spiritual seperti ini sangat penting untuk mendukung terwujudnya pelayanan yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi dengan antusias serta terlibat dalam diskusi mengenai implementasi nilai-nilai syukur dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan kerja.
Melalui kegiatan Majelis Taklim Aparatur ini, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual yang semakin kuat sehingga mampu membentuk aparatur yang amanah, berakhlak mulia, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Cikakak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







